11 Fungsi Array yang Harus Kamu Kuasai Sebelum Meninggal

Pelajari array dalam JavaScript:fungsi-fungsi penting seperti push, pop, map, filter, reduce, dan lainnya. Panduan lengkap untuk pemula.

Array in Javascript

Array adalah salah satu struktur data yang paling fundamental dan sering digunakan dalam pemrograman, terutama dalam JavaScript. Array memungkinkan kita untuk menyimpan dan mengelola sekumpulan data dalam satu variabel.

Artikel ini akan membahas tentang apa itu array, cara menggunakannya, dan fungsi-fungsi penting yang berkaitan dengan array di JavaScript.

Apa Itu Array?

Array adalah struktur data yang menyimpan sekumpulan elemen yang diurutkan berdasarkan indeks. Setiap elemen dalam array memiliki indeks yang dimulai dari 0.

Dengan array, kita bisa menyimpan berbagai jenis data seperti string, angka, objek, atau bahkan array lainnya (array multidimensi).

Contoh Deklarasi Array:

let fruits = ["Apple", "Banana", "Cherry"];
console.log(fruits[0]); // Output: Apple
console.log(fruits[1]); // Output: Banana
console.log(fruits[2]); // Output: Cherry

Fungsi-Fungsi Penting pada Array

JavaScript menyediakan berbagai fungsi built-in untuk memanipulasi array. Berikut adalah beberapa fungsi penting yang sering digunakan:

  • push()
  • pop()
  • shift()
  • unshift()
  • splice()
  • slice()
  • concat()
  • forEach()
  • map()
  • filter()
  • reduce()
  • find()
  • includes()

1. push

Fungsi push() menambahkan elemen ke akhir array dan mengembalikan panjang array yang baru.

let fruits = ["Apple", "Banana"];
fruits.push("Cherry");
console.log(fruits); // Output: ["Apple", "Banana", "Cherry"]

2. pop

Fungsi pop() menghapus elemen terakhir dari array dan mengembalikan elemen yang dihapus.

let fruits = ["Apple", "Banana", "Cherry"];
let lastFruit = fruits.pop();
console.log(lastFruit); // Output: Cherry
console.log(fruits); // Output: ["Apple", "Banana"]

3. shift

Fungsi shift() menghapus elemen pertama dari array dan mengembalikan elemen yang dihapus.

let fruits = ["Apple", "Banana", "Cherry"];
let firstFruit = fruits.shift();
console.log(firstFruit); // Output: Apple
console.log(fruits); // Output: ["Banana", "Cherry"]

4. unshift

Fungsi unshift() menambahkan elemen ke awal array dan mengembalikan panjang array yang baru.

let fruits = ["Banana", "Cherry"];
fruits.unshift("Apple");
console.log(fruits); // Output: ["Apple", "Banana", "Cherry"]
fruits.unshift("Rambutan", "Durian");
console.log(fruits); // Output: ["Rambutan", "Durian", "Apple", "Banana", "Cherry"]

5. splice

Fungsi splice() mengubah konten array dengan menghapus, mengganti, atau menambahkan elemen baru.

Slice juga sering dipakai untuk menghapus elemen array pada index tertentu.

let fruits = ["Apple", "Banana", "Cherry"];
fruits.splice(1, 1, "Mango");
console.log(fruits); // Output: ["Apple", "Mango", "Cherry"]

fruits.splice(1, 1);
console.log(fruits); // Output: ["Apple", "Cherry"]

6. slice

Fungsi slice() mengembalikan salinan sebagian array menjadi array baru, yang dipilih dari awal hingga akhir (akhir tidak termasuk).

let fruits = ["Apple", "Banana", "Cherry"];
let someFruits = fruits.slice(1, 3);
console.log(someFruits); // Output: ["Banana", "Cherry"]

7. concat

Fungsi concat() digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih array.

let fruits1 = ["Apple", "Banana"];
let fruits2 = ["Cherry", "Mango"];
let allFruits = fruits1.concat(fruits2);
console.log(allFruits); // Output: ["Apple", "Banana", "Cherry", "Mango"]

8. forEach

Fungsi forEach() dilakukan untuk melakukan looping kepada setiap elemen yang ada didalam array.

let fruits = ["Apple", "Banana", "Cherry"];
fruits.forEach(function(fruit) {
    console.log(fruit);
});
// Output:
// Apple
// Banana
// Cherry

7. map

Fungsi map() adalah salah satu metode array yang paling berguna dan sering digunakan dalam JavaScript. Map ini pada dasarnya akan melakukan looping ke setiap elemen yang ada dalam array.

Fungsi ini digunakan untuk membuat array baru dengan menerapkan fungsi tertentu pada setiap elemen dari array yang ada.

map() tidak mengubah array asli, tetapi mengembalikan array baru dengan hasil dari fungsi yang diberikan.

let numbers = [1, 2, 3];
let doubled = numbers.map(function(number) {
    return number * 2;
});
console.log(doubled); // Output: [2, 4, 6]

8. filter

Sesuai dengan namanya, Fungsi filter() berfungsi untuk menyaring semua elemen yang memenuhi kondisi tertentu dan membuat sebuah array baru (tidak mengubah array lama).

let numbers = [1, 2, 3, 4, 5];
let evenNumbers = numbers.filter(function(number) {
    return number % 2 === 0;
});
console.log(evenNumbers); // Output: [2, 4]

9. reduce

Fungsi reduce() pada array di JavaScript digunakan untuk mengakumulasi nilai dari seluruh elemen dalam array menjadi satu nilai tunggal.

Fungsi ini sangat berguna ketika kita ingin melakukan operasi seperti penjumlahan, pengurangan, atau penggabungan data dari elemen-elemen dalam array.

let numbers = [1, 2, 3, 4, 5];
let sum = numbers.reduce(function(total, number) {
    return total + number;
}, 0);
console.log(sum); // Output: 15

10. find

Fungsi find() mengembalikan nilai pertama dalam array yang memenuhi kondisi tertentu yang kita sediakan.

let numbers = [1, 2, 3, 4, 5];
let found = numbers.find(function(number) {
    return number > 3;
});
console.log(found); // Output: 4

Pada kode diatas, kita mencari nilai elemen pada array yang lebih dari 3. Angka pertama yang didapat adalah angka 4. Jika posisi 4 dan 5 kita balik, maka hasilnya akan didapat angka 5.

11. includes

Fungsi includes() melakukan pengecekan apakah nilai tertentu terdapat pada sebuah array, mengembalikan true atau false .

let fruits = ["Apple", "Banana", "Cherry"];
console.log(fruits.includes("Banana")); // Output: true
console.log(fruits.includes("Mango"));  // Output: false

Pada code diatas, kita melakukan pengecekan apakah Banana terdapat dalam array fruits, dan jawabannya adalah true.

Kesimpulan

Array adalah struktur data penting dalam JavaScript yang memungkinkan kita untuk menyimpan dan mengelola kumpulan data.

JavaScript menyediakan berbagai fungsi built-in untuk memanipulasi array, seperti push(), pop(), shift(), unshift(), splice(), slice(), concat(), forEach(), map(), filter(), reduce(), find(), dan includes().

Dengan memahami dan menggunakan fungsi-fungsi ini, kamu dapat menulis kode yang lebih efisien dan efektif dalam mengelola data.

Selamat belajar dan happy coding!

Baca juga tentang tipe data lainnya disini.

4 thoughts on “11 Fungsi Array yang Harus Kamu Kuasai Sebelum Meninggal”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *